SIKOLA (SEKOLAH)

Beberapa waktu lalu saya sempat memposting puisi karya Willem Iskander yang berjudul Mandailing kali ini saya menuliskan kembali sebuah puisinya yang berjudul “Sikola” yang artinya “Sekolah.” Puisi ini juga dibuat dalam bahasa Mandailing. Jika dalam puisi Mandailing menceritakan tentang kebanggaan akan kampung halaman maka puisi Sikola ini berisi tentang pentingnya menuntut ilmu.

Ini adalah salah satu puisi Willem Iskander yang bertemakan Pendidikan. Puisi ini sangat cocok bagi anak-anak dan remaja yang masih duduk di bangku sekolah karena puisi ini berisi petuah agar rajin-rajin belajar dan menuntut ilmu agar setelah dewasa nanti memiliki bekal dalam menjalani hidup yang semakin hari semakin keras tantangannya. Berikut adalah puisi dan terjemahannya :

Di aduma bagas kibul
Marbangku marmeja-meja
Di si ma iba undul
Anso marsipoda-poda

Tombal danak dan jop basa
Jop roana di bagas i
Dibaon madung dibotosa
Dapotan poda iba di si

Ise na marolong roa
Di bagas parsipodaan i
Ia na ummora
Umpado Sutan, na mangincai i

Ise na ringgas tu sikola
Tibu marbisukma ibana
Mamboto etongan mai ia
Pudik malo padalan ata

Ise na so marsikola
Ima na tinggal maoto
Hum banuana ma di roa
Na adong di’njang ni tano

Ise alak na mandokon
Hum di banuana alak na akal
Tolama ita tudoskon
Dohot touk di toru takar

Ima le daganak dongan
Tu sikola amu kehe
Sipaingotku di amu doman
Ulang dengganan manggabe keke

Ia na songon keke
On ma le da pintasanna
Mamasai song na marende
Tai da binoto antusanna

Di sana sebuah balai
Berbangku bermeja-meja
Di situlah kita duduk berjuntai
Agar mendapat petuah dan fatwa

Segenap anak yang baik budi
Hatinya senang di rumah itu
Sebab dia sudah mengetahui
Beroleh ilmu kita di situ

Siapa yang mencintai
Rumah sekolah itu
Dia yang lebih dihormati
Daripada Sutan pencaci itu

Siapa yang rajin ke sekolah
Sepatlah dia bijaksana
Hitunganpun dia tahulah
Pasti pandai pula bertutur kata

Siapa yang tak bersekolah
Dialah yang tetap dungu
Dia tahu negerinya sajalah
Yang ada di atas dunia

Siapa orang yang berkata
Hanya di negerinya ada orang pintar
Bolehlah kita samakan
Dengan katak di bawah tempurung

Karena itu wahai anak-anak
Pergilah kamu ke sekolah
Pesanku padamu kawan
Jangan lebih senang menjadi beo

Jika bagai beo
Inilah maknanya
Membaca bagai bernyanyi
Tapi dia tak tahu apa artinya

Begitulah syair puisi berjudul Sikola (Sekolah) tersebut, semoga bagi teman-teman yang berkesempatan membacanya dapatlah disampaikan kepada anak-anak yang masih dalam bangku sekolah.

Sumber : 
Buku “Sibulus-bulus Sirumbuk-rumbuk” karya Willem Iskander, Pengantar dan Terjemahan oleh Basyral Hamidy Harahap

by.
Riza Lubis


One thought on “SIKOLA (SEKOLAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *