NAHDLATUL ULAMA TAPANULI SELATAN (KEMBALI) BERGELIAT

Pada tanggal 28 Mei 2014, Konferensi PC.NU Tapanuli Selatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Falah Panompuan, Angkola Timur, Tapanuli Selatan. Panitia Pelaksana yang diketuai oleh Akhiril Pane, S.Ag, M.Pd sukses melaksanakan Konferensi dengan agenda pemilihan pimpinan PC.NU Tapanuli Selatan yang baru. Rois Syuriyah terpilih adalah K.H. Abdulloh Harahap (Ponpes Nurul Falah Panompuan) dan Ketua Tanfidziyah terpilih adalah Drs. H. Ihwan Nasution (Batang Angkola).

Maksan H. Dalimunthe (Ponpes Raudlatul Falah Benteng Huraba), Akhiril Pane, S.Ag, M.Pd. (Arse) dan Drs. Maralaut Siregar (Sayurmatinggi) melengkapi formasi pengurus berturut-turut sebagai Katib Syuriah, Sekretaris dan Bendahara. Bapak H. Syahrul M. Pasaribu (Bupati Tapanuli Selatan) menduduki posisi sebagai Mustasyar bersama beberapa tokoh-tokoh senior NU di Tapanuli Selatan.

kh abdulloh harahap drs h ihwan nasution tapsel 2014-2019
Ketua terpilih, Drs. H. Ihwan Nasution, dalam sambutannya berjanji akan membangkitkan kembali organisasi PC.NU di Tapanuli Selatan yang beberapa tahun terakhir terlihat agak melempem dengan cara merangkul (kembali) tokoh-tokoh NU dari kalangan tua, pondok pesantren dan juga dari kalangan muda agar sama-sama bahu-membahu mengharumkan kembali NU di Tapanuli Selatan. Perlu diingat bahwa NU di Sumatera Utara pun lahir di bumi Tapanuli Selatan atas prakarsa Syekh H. Mushtafa Husein (Purba Baru) dan Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Padangsidimpuan).

Tidak menunggu lama, PC.NU Tapanuli Selatan langsung mengadakan Safari Ramadhan 1435 H ke empat kecamatan. Batang Toru menjadi tempat pembukaan (12 Juli 2014 / 14 Ramadhan 1435 H) kemudian berturut-turut Batang Angkola (16 Juli 2014 / 18 Ramadhan 1435 H), Angkola Timur (20 Juli 2014 / 22 Ramadhan 1435 H) dan penutupan di Sipirok (22 Juli 2014 / 24 Ramadhan 1435 H).

pemberian bingkisan kepada masyarakat ketua mui tapsel drs h kosim ar nasution kakan kemenag
Safari Ramadhan NU Tapsel ini dilaksanakan dengan dengan rangkaian acara buka puasa bersama, shalat maghrib berjamaah, shalat isya berjamaah, shalat taraweh berjamaah, temu ramah dengan masyarakat, pemberian bingkisan dan ditutup ceramah agama oleh Ustadz dari kalangan NU Tapanuli Selatan.

Mustasyar PC.NU Tapsel, Drs. H. Kosim AR Nasution, yang juga Ketua MUI Tapanuli Selatan, menegaskan dalam sambutannya di Angkola Timur bahwa NU adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia. Selama masih ber-Usholli dan berqunut saat shalat berarti mereka itu termasuk warga NU. PC.NU Tapsel yang baru inipun menurut beliau dapat memberikan harapan kemajuan bagi warga NU di Tapsel karena berisikan orang-orang dari segala aspek yang ada di NU Tapsel.

drs amran hasibuan sipirok panompuan bintuju batang toru 2014
Senada dengan Ketua MUI di atas, Kakan Kemenag Tapsel, Drs. Amran (Mustasyar PC NU Tapsel) menambahkan bahwa Kantor Kementerian Agama Tapanuli Selatan mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang akan dilasanakan oleh PC NU Tapsel karena dengan hadirnya PC NU dalam pembinaan umat Islam di Tapsel sangat bersinergi dengan program-program Kantor Kementerian Agama. Setelah Safari Ramadhan, PC NU pun melaksanakan acara Halal Bi Halal seluruh jajaran Pengurus Cabang dan Majelis Wakil Cabang se-Tapsel pada tanggal 30 Agustus 2014 di Aula Kantor Kementerian Agama Tapanuli Selatan. Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M. Pasaribu berkesempatan hadir.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa dalam diri beliau mengalir darah NU dan beliau berharap agar NU ke depan lebih menunjukkan eksistensinya di Tapsel apalagi selama kepemimpinan beliau di Tapsel kegiatan keagamaan sedang marak-maraknya. Seluruh Pengajian Wirid Yasin Akbar di 14 kecamatan sudah terhimpun dalam Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang ketuanya adalah Dra. Hj. Hasni Delaila Harahap yang pernah memimpin Muslimat NU Tapanuli Selatan selama kurun waktu 1993 – 2006.

Pelaksanaan Safari Muharram, Safari Maulid dan Safari Isra’ Mi’raj (mungkin hanya di Tapsel yang ada) adalah perwujudan kepedulian Bupati dalam kegiatan keagamaan Islam di samping Safari Ramadhan yang telah rutin di Indonesia sejak masa orde baru. Guru mengaji, imam mesjid, nazir mesjid, bilal mayit dan P3N di setiap desa juga sudah diperhatikan oleh pemerintah.

Dengan semangat yang ditunjukkan oleh para tokoh NU di atas tentunya membawa suntikan semangat baru bai pengurus untuk membawa NU Tapsel (kembali) bergeliat dalam pembinaan ummat Islam khususnya di Bumi Tapanuli Selatan.

Selamat buat semua jajaran pengurus (Mustasyar, Syuriyah dan Tanfidziyah) yang baru dan semoga sukses memajukan (kembali) NU di Bumi Serambi Mekkah-nya Sumatera Utara.


by.
Riza Lubis


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *