KEUTAMAAN SHALAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD SAW (BAGIAN PERTAMA)

Di bawah ini akan diuraikan keutamaan Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang dikutip dari kitab Al-Mushtathraf fi kulli fannil mustazraf, sejumlah 40 (empat puluh) hadits.
Rasulullah bersabda yang artinya :
  1. Siapa yang mengucapkan shalawat kepadaku maka bershalawat kepadanya Malaikat, apabila Malaikat bershalawat kepadanya maka Allah telah bershalawat kepadanya maka seluruh yang ada di langit dan di bumi  bershalawat kepadanya hingga satupun tidak ada yang tinggal.
  2. Siapa yang bershalawat kepadaku, Allah menyuruh Malaikat supaya tidak menulis dosanya selama 3 (tiga) hari.
  3. Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, Allah menjadikan satu malaikat dari shalawat itu dua sayapnya, satu sayap sampai ke Maghrib dan satu sayap lagi sampai ke Masyriq sedangkan kepalanya dan tengkuknya (Malaikat itu) di bawah ‘Arsy lalu memohon kepada Allah. Katanya : Ya Allah shalawatkanlah hambamu itu selama dia bershalawat kepada Nabimu (Muhammad).
  4. Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali, siapa yang bershalawat kepadaku sepuluh kali Allah bershalawat kepadanya seratus kali, siapa yang bershalawat kepadaku seratus kali Allah bershalawat kepadanya seribu kali, siapa yang bershalawat keadaku seribu kali maka Allah tidak menyiksanya lagi dengan siksaan neraka.
  5. Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali ditulis baginya sepuluh kebaikan dan dihapuskan daripadanya sepuluh kejahatan serta dinaikkan pangkatnya sepuluh derajat.
  6. Siapa yang bershalawat kepadaku di waktu berdiri diampuni dosanya sebelum dia duduk dan siapa yang bershalawat kepadaku di waktu duduk diampuni dosanya sebelum berdiri.
  7. Siapa yang bershalawat kepadakau sepuluh kali di waktu subuh dihapuskan dosanya empat puluh tahun yang lalu.
  8. Siapa yang bershalawat kepadaku seratus kali di waktu malam Jum’at atau di siang harinya maka Allah menghapuskan kesalahannya 80 tahun yang lalu.
  9. Siapa yang bershalawat kepadaku seratus kali di malam Jum’at atau di siang harinya maka Allah membayar hajatnya seratus macam dan apabila dia meninggal dunia Allah menyuruh malaikat menhibur dia di waktu dia hendak dimasukkan ke dalam kubur.
  10. Siapa yang bershalawat kepadaku seratus kali di siang hari maka Allah membayar hajatnya seratus macam di hari itu.
  11. Siapa yang bershalawat kepadaku seribu kali, maka dipertontonkan kepadanya surga di waktu hendak maut sebagi hiburan baginya.
  12. Yang paling dekat kepadaku di antara ummatku semuanya ialah ummatku yang paling banyak membaca shalawat atasku.
  13. Telah disampaikan Jibril kepadaku, katanya : Tidak seorangpun di antara ummatmu tertinggal yang membaca shalawat kepadamu melainkan membacakan shalawat kepadanya 70.000 malaikat.
  14. Setiap do’a yang didahului shalawat atasku tidak ditolak.
  15. Adapun shalawat atasku, adalah menjadi cahaya di atas sirath (jembatan yang dibentangkan di permukaan neraka). Dan tidak mesuk neraka orang-orang yang bershalawat kepadaku.
  16. Siapa yang menjadikan shalawat kepadaku sebagai ibadat baginya Allah membayar hajatnya dunia dan akhirat.
  17. Siapa yang lupa membaca shalawat kepadaku berarti dia sesat jalan menuju surga.
  18. Allah menugaskan malaikat-Nya di udara untuk menuliskan nama-nama orang yang membaca shalawat kepadaku dan atas keluargaku kertasnya terbuat dari Nur.
  19. Walaupun seseorang kamu membawa kebaikan-kebaikan seisi dunia nanti di hari kiamat, padahal tidak ada shalawat atasku semuanya ditolak dan tidak diterima.
  20. Seutama-utama manusia bersamaku ialah orang yang paling banyak shalawatnya atasku.

Bersambung ke bagian kedua

Dikutip oleh Pembimbing Majelis Ta’lim Riyadhul Mu’minin Padangsidimpuan
DR (Hc). H. M. Ridhwan Nasution


One thought on “KEUTAMAAN SHALAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD SAW (BAGIAN PERTAMA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *