DI DANAK NA MOMPAS GODANG (KEPADA REMAJA)

Puisi dalam bahasa Mandailing berjudul “Di Danak Na Mompas Godang” yang artinya “Kepada Remaja” merupakan puisi karya Willem Iskander yang sering kami sebut sebagai “Bapak Pendidikan Mandailing.” Puisi ini melanjutkan posting kami setelah puisi yang berjudul Mandailing, Sikola dan Ajar Ni Amangna Di Anakna Na Kehe Sikola.

Puisi ini termasuk dalam tema pendidikan yang isinya tentang nasehat kepada para remaja (anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah) agar bersiap-siap menghadapi kehidupan yang lebih keras di masa yang akan datang. Kalau untuk bersenang-senang tidak perlu diajari tetapi para remaja perlu tahu dan mengerti bagaimana menghadapai penderitaan hidup. Puisi ini sangat baik untuk direnungkan oleh para remaja-remaja kita yang akan menjadi ahli waris negara ini di masa yang akan datang. Berikut ini puisi lengkapnya beserta artinya :

Sude ale doli uyom mida ho
Di arimu na umara hos
Napa nian tompuon dio
Anso ulang ko umolos

Ligima muda di mataniari na bincar
Sude rap marsiriaon roa
Muda milasna imbaru sarsar
Kudo pe gental lombu pe marmoa

Ligima pordak parsanggulan
Na marjagar na poso
Na so mamboto siluluton
Songon danak na oto

Ligima rudang na bara on
Anggo di ari na manyogot
Laing hum marsiriaon
Songon danak na niparorot

Tangionma sora ni angin
Rurus rudang ni ayu
Umutuk ayuara baringin
Boti ro udan mandahoyu

Songoni niumpamaon
Angoluan ni alak
Targan poso marsiriaon
Dung magodang anso ro na mangarsak

Doli-doli! Ngada dope diboto ho parsaitan
Saulakon tauken diboto ho do i
Pasomal targan di bagas asonangan
Mandai tanggungon na tauken ro i

Semua hai remaja senum melihatmu
Di harimu yang masih pagi
Semoga jalanmu rata
Agar engkau tidak mengeluh

Lihatlah saat matahari terbit
Semua bergembira
Bila panasnya mulai memancar
Kuda pun meronta lembu melenguh

Pandanglah taman
Yang bunganya masih muda
Yang tak kenal duka cita
Bagaikan anak yang bodoh

Lihatlah bunga yang merah ini
Apabila di pagi hari
Selalu bergembira
Seperti anak yang sedang diasuh

Dengarlah suara desir angin
Berguguran bunga pepohonan
Bergoyang pohon beringin
Hujan lebat pun turun

Begitulah dimisalkan
Kehidupan manusia
Ketika masih muda bergembira
Setelah dewasa baru datang yang meresahkan

Remaja!Engkau belummengetahui penderitaan
Kelak engkau pasti mengetahuinya
Biasakan ketika dalam kesenangan
Merasakan penderitaan yang pasti datang itu

Begitulah syair lengkap puisi “Di Danak Na Mompas Godang” karya Willem Iskander, semoga para remaja kita bisa merenungkan nasehat dan petuah yang disampaikan Willem Iskander melalui puisi ini.

Sumber :
Buku “Sibulus-bulus Sirumbuk-rumbuk” karya Willem Iskander, Pengantar dan Terjemahan oleh Basyral Hamidy Harahap.

by.
Riza Lubis


One thought on “DI DANAK NA MOMPAS GODANG (KEPADA REMAJA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *