AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH

Secara Etimologi, Ahlussunnah Wal Jama’ah terdiri dari kata : Al-Ahl, As-Sunnah dan Al-Jama’ah. Al-Ahl bisa berarti penganut, pengikut atau pelaku. As-Sunnah adalah sunnah Nabi Muhammad saw, As-Sunnah terbagi dua yaitu Sunnatullah dan Sunnaturrasul. Al-Jama’ah artinya berjama’ah yaitu berjama’ah mengikuti ajaran Rasulullah dan sahabat-sahabat Rasulullah. Ahlussunnah Wal Jama’ah adalah kaum yang menganut/mengikuti ajaran Allah swt dan […]

Continue reading


BERKEMBANGNYA AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH DI INDONESIA

Berkembangnya Ahlussunah wal Jama’ah di Indonesia berbarengan dengan berkembangnya Islam di Indonesia yang dibawa oleh para wali. Di pulau Jawa, peranan Walisongo sangat berpengaruh dalam memantapkan eksistensi Ahlussunnah wal Jama’ah. Namun, Ahlussunnah wal Jama’ah yang dikembangkan Walisongo masih dalam bentuk ajaran-ajaran yang sifatnya tidak dilembagakan dalam suatu wadah organisasi mengingat ketika itu belum berkembang organisasi. […]

Continue reading


KEUTAMAAN SHALAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD SAW (BAGIAN KEDUA)

Berikut ini lanjutan dari bagian pertama. Di bawah ini akan diuraikan keutamaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW yan dikutip dari kitab Al-Mushtathraf fi kulli fannil mustazraf sejumlah 40 (empat puluh) hadits. Rasulullah SAW bersabda yang artinya : Orang-orang yang menulis shalawat atasku di suatu kitab meskipun tidak dibaca maka malaikat tetap bershalawat padanya. Allah menugaskan […]

Continue reading


KEUTAMAAN SHALAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD SAW (BAGIAN PERTAMA)

Di bawah ini akan diuraikan keutamaan Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang dikutip dari kitab Al-Mushtathraf fi kulli fannil mustazraf, sejumlah 40 (empat puluh) hadits. Rasulullah bersabda yang artinya : Siapa yang mengucapkan shalawat kepadaku maka bershalawat kepadanya Malaikat, apabila Malaikat bershalawat kepadanya maka Allah telah bershalawat kepadanya maka seluruh yang ada di langit dan […]

Continue reading


RIWAYAT PERJUANGAN JAM’IYYAH NAHDLATUL ULAMA (BAGIAN 2)

1942 – 1952 Kelahiran Majlis Syura Muslimin Indonesia (MASYUMI) Pada masa penjajahan Jepang, MIAI masih diberi hak hidup oleh Pemerintah Penjajah Jepang. Malah suara MIAI tetap diijinkan untuk terbit selama isinya mengenai hal-hal berikut : Menyadarkan rakyat atas keimanan yang sebenar-benarnya dan berusaha dengan sekuat tenaga bagi kemakmuran bersama. Penerangan-penerangan dan tafsir Al Qur’an. Khutbah-khutbah […]

Continue reading


RIWAYAT PERJUANGAN JAM’IYYAH NAHDLATUL ULAMA (BAGIAN 1)

JAM’IYYAH NAHDLATUL ULAMA LAHIR Setelah kaum Wahabi melalui pemberontakan yang mereka lakukan pada tahun 1925 berhasil menguasai seluruh daerah Hejaz, maka mereka mengubah nama negeri Hejaz dengan nama Saudi Arabia. Dengan dukungan sepenuhnya dari raja mereka yang pertama, Ibnu Sa’ud, mereka mengadakan perombakan-perombakan secara radikal terhadap tata cara kehidupan masyarakat. Tata kehidupan keagamaan, mereka sesuaikan […]

Continue reading