HIKAYAT KHITTAH NU 1926

NU tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana. Kalimat ini begitu populer hingga sekarang setelah KH Achmad Siddiq menggunakannya untuk mengartikan Khitthah NU. Munculnya kalimat itu sangat erat dengan konteks sejarah yang melingkupinya, terutama pada sekitar tahun 1983-1984. Bagaimana asbabul wurud-nya? Potongan-potongan sejarah tentang perjalanan NU tersebar di berbagai sumber. Ada yang tersurat dalam buku-buku […]

Continue reading


JADILAH ORANG YANG BERILMU

Maha suci Allah SWT yang telah memberikan nikmat kepada hambaNya berupa iman dan islam. Sholawat dan salam kita sampaikan kepada Rasulullah Muhammad SAW, manusia pembawa cahaya bagi seluruh alam. Manusia diciptakan oleh Allah SWT supaya menghambakan diri kepadaNya. Namun manusia terkadang tidak peduli denganNya. Karena sebagian manusia hanya memandang hidup adalah di dunia, jadi tidak […]

Continue reading


AL-ASY’ARIYYAH DAN AL-MATURIDIYYAH

Ibn Khaldun dalam kitab Muqaddimah menuliskan bahwa produk-produk hukum yang berkembang dalam disiplin ilmu fiqih yang digali dari berbagai dalil-dalil syari’at menghasilkan banyak perbedaan pendapat antara satu imam mujtahid dengan lainnya. Perbedaan pendapat di antara mereka tentu disebabkan banyak alasan, baik karena perbedaan pemahaman terhadap teks-teks yang tidak sharîh, maupun karena adanya perbedaan konteks. Demikian […]

Continue reading


PENJELASAN MENGENAI ASWAJA PERSPEKTIF NU

Forum Muktamar Ke-33 NU di Jombang pada awal Agustus 2015 lalu membahas perihal “Khashaish Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah” atau Aswaja Perspektif NU pada sidang komisi bahtsul masail diniyah maudhu’iyyah. Materi ini dibahas di masjid utama pesantren Tambakberas Jombang yang dipimpin oleh KH Afifuddin Muhajir. Berikut ini rumusannya. Khashaish Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdhiyah Islam sebagai agama […]

Continue reading


KRITERIA KHAS ASWAJA NU RUMUSAN MUKTAMAR KE-33

Kian menjamurnya sejumlah kelompok berseberangan yang mengaku mengaku paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) mendorong Nahdlatul Ulama merumuskan dan menegaskan ulang sejumlah kriteria khas Aswaja yang dipegang NU pada Muktamar Ke-33 NU 1-5 Agustus 2015 lalu. Menurut KH Afifuddin Muhajir, ketua Komisi Bahtsul Masail Diniyah Maudliuiyah yang membahas persoalan ini, rumusan tersebut penting diangkat agar masyarakat […]

Continue reading


KITAB PERTAMA ULAMA INDONESIA YANG MENGKRITIK WAHABI

Kitab berjudul “An-Nushush al-Isamiyyah fi Radd al-Wahhabiyyah” karya salah seorang ulama Indonesia asal Gresik, Syekh Faqih Abdul Jabbar, dianggap sebagai karangan berbahasa Arab pertama yang membantah paham Islam anti-madzhab seperti Wahabi. “Ini kitab pertama ulama Indonesia berbahasa Arab yg mengkritik aliran Wahabi, terbit pada tahun 1922, sebelum lahirnya NU,” ujar Ketua Aswaja NU Center Jombang […]

Continue reading