BASYRAL HAMIDY HARAHAP TUTUP USIA

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Basyral Hamidy Harahap meninggal dunia tadi pagi (09/01) dalam usia 74 tahun dan dimakamkan siang ini juga di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Basyral Hamidy adalah seorang penulis, budayawan dan sastrawan yang telah banyak menulis buku. Kebanyakan buku yang ditulis beliau mengambil topik tentang kehidupan sosial, pendidikan, adat dan budaya masyarakat di Tapanuli khususnya Tapanuli Bagian Selatan.

Basyral Hamidy lahir di Sihepeng, Kec. Siabu, Mandailing Natal, 15 Nopember 1940. Beliau sempat menjadi pengajar tetap di FS UI 1964-1975. Pada tahun 1975, beliau mengundurkan diri dari PNS. Dari sekian banyak buku yang ditulis, beliau banyak mencurahkan penelitiannya kepada sosok Willem Iskander (1840-1876). Beliau tercatat melakukan penelitian tentang biografi dan karya Willem Iskander ini sampai ke Belanda di tahun 1975, 1981, 1985, 1989 dan 2006.

Tidak kurang dari 25 tulisan, makalah dan ceramah beliau tentang Willem Iskander yang telah dimuat di media massa sejak 1975, untuk memberikan penjelasan apa dan siapa sebenarnya Willem Iskander itu. Jika ada waktu nanti penulis akan memposting tentang Willem Iskander yang ditulis oleh Bayral Hamidy Harahap.

Di samping meneliti Willem Iskander, Basyral Hamidy juga banyak menghasilkan tulisan yang lain di antaranya Madina Yang Madani, Siala Sampagul, Horja, Pemerintah Kota Padangsidimpuan Menghadapi Tantangan Zaman, Greget Tuanku Rao, Makalah Islam and Adat Among South Tapanuli Migrants in Three Indonesian Cities : Jakarta, Medan and Bandung dan lain sebagainya. Selain menulis sendiri beliau juga menterjemahkan atau membuat kata pengantar untuk tulisan-tulisan non bahasa Indonesia seperti Sibulus-bulus Sirumbuk-rumbuk, Tapanuli 1915-1940 dan lain-lain.

Begitu banyak sumbangsih beliau dalam meneliti dan mengembangkan pengetahuan tentang ketapanulian kepada kita semua melalui buku, makalah dan ceramahnya selama ini. Mulai hari ini mari kita doakan agar semua amal dan sumbangsih beliau selama ini di terima di sisi Allah swt. Amin.


Salam,
Riza Lubis


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *